APA YANG DIMAKSUD DENGAN : KETIDAKTAATAN?



Jawaban atas pertanyaan ini mungkin mengejutkan banyak orang. Kebanyakan orang berkata: "Ketidaktaatan adalah melakukan apa yang Tuhan larang…” contohnya seperti berbohong, mencuri, iri hati, dan kawan-kawannya.. Beberapa orang mengatakan ketidaktaatan itu adalah : Tidak melakukan apa Tuhan  perintahkan… betul? Contohnya seperti memberikan sedekah pada orang miskin, mengasihi sesama seperti dirimu sendiri, persepuluhan, dan kawan-kawannya juga…

Namun ingat bahwa semua ini adalah hukum perjanjian lama..; termasuk perintah "kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu & kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri" adalah kutipan dari Perjanjian Lama (coba baca Ulangan 6:5).

Sebagai orang yang sudah dilahirkan kembali, kita tahu bahwa kita telah ditebus dari kutuk yang berasal dari ketidaktaatan pada hukum-hukum itu. Coba baca Gal 3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

Hukum yang berdiri menentang kita itu telah dibatalkan sehingga hari ini kita bisa bebas mencintai Tuhan dan hidup bagi Dia tanpa takut akan penghakiman. “…dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib.” (Kol 2:14)

Jika dalam diri kita masih ada rasa takut akan penghakiman, berarti kita belum sempurna dalam kasih. 1Yoh 4:18 Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.

Semua murka Allah telah ditumpahkan kepada Yesus, dan Allah sudah puas…tidak akan marah lagi (Yes 54)
Jadi jika kita tidak bisa melanggar hukum lagi (karena tidak ada lagi hukum yang untuk dilanggar. (Rm 4:15) Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.  , lalu apa yang dimaksud dengan KETIDAKTAATAN?

Berikut ini adalah ayat kuncinya : (1Petr 2:7) Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan." Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada Firman Allah; dan untuk itu mereka juga telah disediakan.

(KJV) Unto you therefore which believe he is precious: but unto them which be disobedient, the stone which the builders disallowed, the same is made the head of the corner, And a stone of stumbling, and a rock of offence, even to them which stumble at the word, being disobedient: whereunto also they were appointed.
Ayat 7 menunjukan dua kelompok orang yang berbeda: Mereka yang percaya, dan orang TIDAK TAAT. Ini memberitahu kita bahwa mereka yang tidak percaya adalah orang yang TIDAK TAAT. Ayat 8 mengatakan mereka tersandung karena mereka tidak taat kepada Firman. Apakah yang dimnaksud dengan FIRMAN? Yoh 1:1-3 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Firman itu adalah seorang pribadi, dan siapa yang tidak percaya kepadaNya akan tersandung batu sandungan itu, dan disebut "TIDAK TAAT". Ayat 7 mengatakan bahwa bagi mereka yang percaya, Ia sangat berharga. Hal ini karena Dia menjadi penyelamat mereka, dan mereka diadopsi ke dalam keluarga-Nya.

Hanya ada 1 dosa yang Yesus tidak mati untuk dosa itu yakni : TIDAK PERCAYA KEPADA YESUS

Semua dosa lain sudah diampuni di kayu salib 2000 tahun yang lalu.

(Ef 2:1-2) Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka (disobedient-kjv)

Bagian ini mengatakan bahwa kita pernah mati sekali mati Allah yaitu ketika kita masih memiliki sifat dosa lama, namun sifat dosa yang lama ini masih hidup bagi mereka yang menolak untuk menerima Yesus. Mereka disebut sebagai  "orang-orang durhaka" (KJV- orang-orang TIDAK TAAT)


Tapi begitu kita menerima Yesus, semua ketaatan-Nya kepada kita dikreditkan sebagai hadiah gratis, membuat kita 100% benar dan diterima Allah. Keselamatan kita sekarang terjamin aman…!!!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ibrani 12:6 Tuhan mencambuk anak-anakNya?

SAAT PENGHAKIMAN DIMULAI (1 Petrus 4:17)

PIKUL SALIB ?