Postingan

KEKUDUSAN ITU SEPERTI GAJAH

Gambar
[7 definisi kekudusan yang salah] Ada s ebuah kisah lama yang menceritakan tentang sekelompok orang buta yang memegang seekor gajah untuk mempelajari tentang bagaimana bentuk gajah itu . Seorang pria menyentuh kaki dan menyimpulkan, " Gajah seperti pohon ." " Oh, tidak ," kata pria yang menyentuh telinga. " Gajah seperti kipas ." " Kamu berdua salah ," kata pria yang menyentuh ekor. " Gajah seperti ular ." Cara mereka mendefinisikan gajah sama halnya dengan perihal kekudusan. Allah itu kudus, tetapi apa yang dimaksud dengan KUDUS ? Ini seperti halnya kita memiliki sedikit “ puzzle ” tentang kekudusan lalu dari “ puzzle ” yang sedikit itu kita membentuk sebuah gambar yang lengkap . " Kudus itu seperti ini ," kata seorang T eolog. " Tidak, kudus itu seperti yang ini ," kata mahasiswa sekolah Alkitab. Kita seperti orang buta yang “meraba-raba” sesuatu yang jauh lebih besar daripada yang kita bayangkan. ...

Pengudusan bukan sebuah Proses

Gambar
Oke, masalah apa yang akan anda tanyakan dan bahas ? Apakah ada masalah dengan judul diatas? Anda selalu memberitakan bahwa saya tidak memiliki sifat dosa lagi, tapi sekarang Anda juga berkata bahwa saya masih perlu dikuduskan? ( Curhat seseorang yang sudah bermetanoia kepada saya) Yang bisa saya katakan disini adalah : Pasang sabuk pengaman mu, Kawan! Kita akan membahasnya sekarang. Pembahasan disini akan berjalan jauh lebih dalam dari apa yang anda sadari. Terlalu banyak pengkotbah Gereja yang mengumpulkan gumpalan kardus dan mendorong ke pondasi yang telah dimakan rayap. Pondasi kekristenan dipertaruhkan jika anda tidak mendapatkan pewahyuan dalam area ini. Disini saya hanya menulis untuk memberikan “ warning ” awal bahwa ada sesuatu yang menggerogoti banyak Jemaat tanpa mereka disadarkan akan kebenarannya. Dengan berpikir secara logis, kita semua setuju bahwa kita telah mati bersama Kristus dan menjadi satu denganNya . Tapi kemudian ketidakjujuran teologis ...